Man and Tiger
THE MAN, THE TIGER, AND THE TREE OF LIFE
LELAKI, HARIMAU, DAN POHON KEHIDUPAN
PART ONE (Bagian pertama)
1. A man was walking alone in a quiet forest.
Seorang lelaki berjalan sendirian di sebuah hutan yang sepi.
2. Suddenly, he saw a huge tiger about 300 meters ahead of him.
Tiba-tiba dia melihat di depan dia berjarak sekitar 300 meter ada seekor harimau yang sangat besar.
3. The man immediately turned around and ran as fast as he could to escape the tiger.
Lelaki ini langsung balik arah berlari sekencangnya menghindar dari harimau.
4. But the tiger started chasing the man.
Harimau itu ternyata mengejar si lelaki itu.
PART TWO (Bagian kedua)
5. Because he was nervous while running, he didn’t notice a large open hole ahead of him.
Karena gugupnya ketika berlari, lelaki itu tidak melihat bahwa di depan dia ada lobang besar terbuka lebar.
6. So the man fell into a very deep hole.
Maka jatuhlah lelaki itu kedalam lobang yang sangat dalam.
7. But his body didn’t hit the bottom, because a tree growing on the wall of the hole stopped his fall.
Namun ternyata badannya tidak terhempas sampai ke dasar jurang, karena ada sebuah pohon menempel di dinding lobang yang menahan jatuhnya lelaki itu.
8. With great effort, he sat on one of the branches and held on tightly to another part of the tree.
Dengan susah payah lelaki itu mencoba duduk di salah satu dahan pohon sambil berpegangan sebisanya pada bagian pohon yang lain.
9. When he looked up, the tiger was still there at the edge of the hole, watching and waiting.
Ketika dia menoleh ke atas ternyata harimau itu masih ada di pinggir lobang dan menunggu dan mengintainya.
PART THREE (Bagian ketiga)
10. And when he looked below, he saw another danger—a huge snake waiting at the bottom of the hole.
Dan ketika lelaki itu mencoba mencari jalan alternatif lewat bawah ternyata di dasar lobang ada bahaya lain yang menunggu, yaitu seekor ular yang sangat besar.
11. The man was confused and terrified, as both the way up and down were blocked by deadly animals.
Lelaki ini sangat bingung dan ketakutan, karena jalan ke atas dan ke bawah sudah dikepung dua binatang yang siap memangsanya ini.
12. But he thought he could survive for a while by staying in the tree, hoping the tiger and snake would leave.
Tapi dia berpikir bahwa untuk sementara dia bisa bertahan dulu di pohon tersebut, sambil berharap bahwa harimau dan ular itu akan pergi meninggalkannya.
13. But that hope was in vain, because he saw many black and white rats gnawing at the tree’s roots.
Tapi ternyata harapan itupun sia-sia, karena dia melihat ada begitu banyaknya kelompok tikus hitam dan tikus putih yang menggigit dan menggerogoti akar pohon yang menempel di dinding lobang.
14. That meant the tree would fall if the rats kept chewing the roots.
Ini berarti bahwa pohon itu akan jebol dan jatuh ke bawah kalau tikus-tikus hitam dan putih itu terus menggerogoti akarnya.
PART FOUR (Bagian keempat)
15. As panic grew, suddenly the man saw some fruits on the tree.
Disaat kepanikan semakin bertambah, tiba-tiba lelaki itu menemukan ada buah-buahan di pohon itu.
16. He picked one and found it was very delicious.
Dipetiknya satu buah, ternyata lezat sekali.
17. Eventually, the man got carried away picking and eating the fruits joyfully.
Akhirnya lelaki itu asyik terus memetik buah demi buah dan menikmatinya dengan semakin lahap.
18. He became so absorbed in eating that he forgot all the dangers around him.
Karena asyiknya memakan buah-buahan, lelaki itu terlupa dengan semua bahaya yang mengintainya.
19. He forgot the tiger ready to attack him, the big snake waiting below, and the rats gnawing the tree roots.
Dia lupa dengan harimau yang siap menerkamnya, lupa dengan ular besar yang sedang menunggunya di bawah, dan lupa dengan kelompok tikus hitam dan putih yang sedang menggerogoti akar pohon.
PART FIVE (Bagian kelima)
20. Until finally, the roots broke, the tree fell, and the tiger leapt in to tear his neck apart.
Sampai akhirnya akar itu jebol dan pohon itu jatuh melesat ke bawah, dan bersamaan dengan itu harimau yang rupanya sudah tidak sabar melompat ke bawah menerkam lehernya.
21. And of course, the snake ended up swallowing the man.
Dan tentu saja akhirnya ular itulah yang menelan si lelaki itu.
22. Do you know the meaning of this story?
Tahukah kalian makna dari kisah ini?
23. The man is us, and the forest is the world we are passing through.
Lelaki itu adalah kita, dan hutan itu adalah dunia yang sedang kita lalui.
24. So what is the tiger?
Lantas apakah harimau itu?
25. The tiger is the Angel of Death (Izrail), who always follows us wherever we go.
Harimau adalah malaikat Izrail yang selalu mengikuti kemanapun kita pergi.
26. The snake represents the grave, waiting for us just like in the story.
Ular adalah tamsil dari kuburan yang sedang menanti kita sama seperti ular dalam kisah ini yang sedang menantikan si lelaki tersebut.
PART SIX (Bagian keenam)
27. The tree symbolizes our lifespan, being gnawed by white rats (day) and black rats (night).
Pohon adalah tamsil usia kita yang dikikis oleh tikus putih (siang) dan tikus hitam (malam).
28. So what do the fruits symbolize?
Nah apakah tamsil dari buah-buahan?
29. The fruits represent our daily activities that distract us from remembering death.
Buah-buahan adalah tamsil dari kesibukan atau kegiatan kita setiap hari yang membuat kita lengah dan terlupa dengan adanya malaikat Izrail yang selalu siap untuk mencabut nyawa kita.
30. Forgetting that the grave is waiting for us.
Lupa akan adanya kubur yang sedang menanti kita.
31. And forgetting that day and night keep reducing our lifespan.
Dan lupa dengan siang dan malam yang terus menggerus usia kita.
32. May Allah grant us guidance to always prepare the best provisions for the hereafter.
Semoga Allah berikan kita Taufik Hidayah untuk selalu mempersiapkan bekal terbaik untuk pulang ke akhirat. Aamiin yaa Robbal'alamiin.
Comments
Post a Comment